Monday, April 18, 2011

sabit

Jadikan sabit itu pengingatku akan kembalimu.
Lengkungnya nan indah dan sepi.
Garisnya yang tegas tapi sunyi.

Jadikan sabit itu pengingatku padamu.
Kokohnya yang sendiri tanpa kawan.
Sinarnya yang mengalah pada bintang-bintang.

Biarkan sabit itu menjadi diriku.
Mengisi kelam kelam yang berjelaga,
Menerangi dengan cercah sekuat tenaga.

Jangan biarkan aku jadi purnama lagi.
Bulat penuh nan angkuh.
Sombong sangat walau taksempurna.

Biarkan purnama hilang dari diriku.
Jadikan aku gelap pekat legam laksana arang.
Agar bintang-bintang dapat menari dengan riang.

Makan aku malam.
Telan penuh takbersisa.
Aku ingin hilang.


17-05-2010 6:36 pm
Sejalan pulang.

Monday, March 7, 2011

hitam

Lalu jadikan aku gelap.
Agar mereka tetap dapat bercahaya.
Dan jadikan aku malam,
Agar pagi dapat dirindukan.

Biarkan aku gelap kalau itu memang jalanku.
Biarkan malam ada kalau pagi lelah benderang.

Biarkan aku hitam. Lalu tinggalkan aku.

29 October 2010 09:09am

Wednesday, July 7, 2010

Another Start

Forgive me dear God, country, mother, and everyone for giving you less in my 20-years living in this planet.
From now on, I’ll try to be less hazy, less lazy, and less living a colourless world. I’m not leaving my blacks anyway, but I’ll start to give more colours on it.
-----
“I wanna grow up being good. God, please let me be good.” (May 12th, 2010; 02:01 am)

Amin.